Oleh: Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M
Direktur Pendidikan
(Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama)

Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara Jakarta menyelenggarakan Seminar Tata Kelola Perguruan Tinggi pada Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sistem tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.
Pendahuluan
Seminar Tata Kelola ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M., Direktur Pendidikan Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan pentingnya penerapan Good University Governance (GUG) dalam penyelenggaraan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK), sebagai fondasi untuk meningkatkan daya saing, akuntabilitas, serta keberlanjutan institusi di tengah dinamika regulasi dan tantangan global.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pihak Yayasan, unsur pimpinan, dosen tetap, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni STT Immanuel Nusantara Jakarta. Turut hadir pula tamu undangan dari Sekolah Tinggi Teologi Iman Jakarta, para stakeholder, serta pengurus Ikatan Alumni STT Immanuel Nusantara Jakarta. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun tata kelola institusi yang kuat dan partisipatif.

Inti Kegiatan
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua STT Immanuel Nusantara Jakarta, Dr. Yakobus Kristiyono, M.Pdk., M.Th. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa tata kelola yang baik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan strategis untuk memastikan bahwa visi dan misi institusi dapat diwujudkan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara yayasan, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni dalam membangun budaya mutu yang kokoh.
Selama kegiatan berlangsung, seminar dipandu oleh moderator Bapak Laster Hotman Simarmata, M.Th., yang mengarahkan jalannya diskusi secara sistematis dan interaktif.
Dalam materi yang disampaikan, Dr. Suwarsono menguraikan secara komprehensif aspek-aspek penting tata kelola PTKK, meliputi:
- Landasan hukum penyelenggaraan pendidikan tinggi keagamaan berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang berlaku.
- Prinsip-prinsip Good University Governance, seperti kepemimpinan yang visioner, akuntabilitas, transparansi, partisipasi, responsivitas, dan pengorganisasian yang efektif.
- Tata kelola perencanaan berbasis data melalui sinkronisasi visi, misi, Renstra, RKT, dan RKAT.
- Penguatan tata kelola akademik yang berorientasi pada mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
- Pengembangan sumber daya manusia melalui rekrutmen yang selektif, studi lanjut, serta sistem evaluasi kinerja yang objektif.
- Pentingnya penjaminan mutu internal (SPMI) dan eksternal (SPME) sebagai instrumen strategis peningkatan kualitas institusi.
- Transformasi digital dan kolaborasi jejaring sebagai strategi menghadapi tantangan era teknologi dan persaingan antar perguruan tinggi.
Beliau juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi PTKK, seperti keterbatasan pendanaan, kualitas SDM, adaptasi teknologi, serta persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang terintegrasi, termasuk penguatan kurikulum berbasis kompetensi dan nilai Kristiani, peningkatan kapasitas dosen, pengembangan infrastruktur, serta kemitraan yang luas dengan berbagai pihak.
Pada akhir kegiatan, sesi tanya jawab dan diskusi berlangsung dengan antusias. Berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta menunjukkan tingginya kepedulian sivitas akademika terhadap upaya pembaruan tata kelola di lingkungan STT Immanuel Nusantara Jakarta. Diskusi tersebut tidak hanya memperkaya pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama untuk merumuskan langkah-langkah konkret ke depan.
Penutup
Melalui seminar ini, STT Immanuel Nusantara Jakarta meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola institusi, memperkuat budaya mutu, serta menghadirkan pendidikan teologi yang unggul, berintegritas, dan relevan bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Dokumentasi Kegiatan: https://drive.google.com/drive/folders/1fjUhbT4XtmHU_gKPMSSvm7dt0rOGbqSV?usp=drive_link