{"id":859,"date":"2020-02-29T05:22:16","date_gmt":"2020-02-29T05:22:16","guid":{"rendered":"https:\/\/sttin.ac.id\/?p=859"},"modified":"2020-02-29T15:47:18","modified_gmt":"2020-02-29T15:47:18","slug":"unlimited-of-love-and-inclusion-of-god","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sttin.ac.id\/?p=859","title":{"rendered":"Unlimited of Love and Inclusion of God"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>Unlimited of Love and Inclusion of God<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Oleh<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Irsan Ngguli Hunga<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Sekolah Tingggi Teologi Immanuel Nusantara<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">(Semester IV)<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><em><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cAku memberikan perintah baru kepada kamu yaitu meminta kamu saling mendukung sama seperti aku telah menyetujui kamu dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murud-muridku, yaitu jikalau kamu saling mendukung (yohanes 13: 34,35)\u201d<\/span><\/span><\/em><\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pada tanggal 14 Februari adalah hari yang menyenangkan bagi semua orang, karena dari situlah seharusnya pasti banyak yang akan memberikan sesuatu kepada kita karena hari ini adalah hari kasih sayang atau Valentine. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dan aku mulai pergi ke toko dan membeli coklat untuk kuberikan untuk orang yang kusayang dan aku juga berpikir pasti banyak yang akan memberikan aku coklat karena aku punya banyak teman disekolah.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Hari yang ditunggu &#8211; tunggu pun datang. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dan aku mulai membuka kelas dan menunggu teman &#8211; teman menghampiri ku untuk memberikan ku coklat. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Satu teman masuk dan mereka berbicara biasa saja, dan masuk teman kedua, masih tetap sama, begitu maju sampai semua teman sudah mulai kelas, dan tak ada satu pun pun yang memberikanku coklat <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Ok, awalnya aku masih berpikir positif dan aku memulainya dengan memberikan kepada mereka. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tapi hasil masih sama, tidak ada yang memberikan kepadaku. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dan akhirnya aku merasa sedih, dan aku pergi kekamar dan menangis terus &#8211; terus karena hanya mereka yang suka dengan karena hanya membutuhkan teman, bukan karena benar &#8211; benar menyayangi ku. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dan akhirnya aku mulai bertanya kepada Tuhan,<\/span><\/span><em><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">&#8220;Kenapa Tuhan? <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Aku pikir semua teman &#8211; teman ku menyayangiku, dan ternyata tidak satu pun dari mereka yang menghampiri ku tadi. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tuhan, dimana Engkau? <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Disaat aku butuhMu, Engkau selalu tidak ada Tuhan \u201d<\/span><\/span><\/em><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> . <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dan akhirnya aku dikelas hanya berdiam diri saja, dan tidak mau berbicara dengan mereka lagi.<\/span><\/span><\/p>\n<p>Teman \u2013 teman aku pun bingung dengan sikapku yang seketika berubah, dan aku tidak perduli lagi dengan perkataan mereka. Dan orang tua ku bertanya, ada apa denganku, karena dari sikapku yang berubah membuat orang tua ku curiga, entah apa yang terjadi pada diriku. Dan ibu ku menasihatiku bahwa bukan karena mereka tidak menyayangimu, tapi kamu yang terlalu banyak menuntut kepada mereka, mereka harus memberikan sesuatu kepadamu tanpa bukti kasih mereka kepadamu, padahal kasih yang berikan kepadamu itu dalm bentuk hal lain yang tidak kamu ketahui.<\/p>\n<p>Dan juga, ketika kamu merasakan kebahagiaan, apakah kamu pernah mengucap syukur kepada Tuhan? Ketika kamu susah saja meminta pertolongan sama Tuhan, dan ketika Tuhan belum menjawab doa \u2013 doamu, kamu malah menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan sudah mempersiapkan yang terbaik atas dirimu. Ketika ibu ku mengatakan hal seperti itu, aku langsung merasa bersalah atas diriku yang terlalu egois dalam keinginanku dan meninggalkan Tuhan dalam hidupku, padahal Tuhan tak pernah meninggalkan setiap hari \u2013 hari ku.<\/p>\n<p>Dan aku memulai semuanya dengan hal yang baru, yaitu dengan meminta maaf kepada teman \u2013 teman ku yang awalnya aku memusuhi mereka dan bahkan mendiami mereka, padahal mereka tidak melakukan kesalahan dan aku akan selalu mengucap syukur atas semua kehidupanku yang Tuhan selalu sertai dan tak pernah meninggalkanku.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Disaat aku mulai melakukan segalanya dengan kesungguhan hati, aku mendapatkan sesuatu yang berbeda yang belum didapat di dalam hidup ku. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Aku bersosialisasi dengan mereka bersama dan selalu mengandalkan Tuhan dalam kehidupan ku, akhirnya disitulah hasil yang Tuhan berikan dalam hidupku. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Memang sebelumnya saya mengalami kesenangan dalam hidupku, tetapi setelah yang kudapat sekarang ini, memang Tuhan Yesus Kristus sungguh luar biasa, sungguh baik dan sangat baik, itulah alasan mengapa saya memutuskan untuk mengikuti Yesus, karena Dia tidak pernah membiarkan Anda pergi, dan selalu di samping kami<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Unlimited of Love and Inclusion of God Oleh Irsan Ngguli Hunga Sekolah Tingggi Teologi Immanuel Nusantara (Semester IV) \u00a0 \u00a0 \u201cAku memberikan perintah baru kepada kamu yaitu meminta kamu saling mendukung sama seperti aku telah menyetujui kamu dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murud-muridku, yaitu jikalau kamu saling mendukung (yohanes 13: 34,35)\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[66,32,56,107,109,108],"class_list":["post-859","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-e-buletin","tag-allah","tag-artikel","tag-kasih","tag-love","tag-sesama","tag-valentine"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=859"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/859\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sttin.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}