STTIN Jakarta Melaksanakan Pengutusan Mahasiswa Praktek 1 Tahun dan 2 Bulan

Juni 18, 2026

Jakarta, 29 Mei 2026 – Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara (STTIN) Jakarta melaksanakan kegiatan Pengutusan Mahasiswa Praktek 1 Tahun dan 2 Bulan yang berlangsung di Gallile Hall. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam proses pembentukan karakter, spiritualitas, dan kesiapan mahasiswa sebelum terjun langsung dalam pelayanan di gereja, yayasan, serta lembaga sosial.

Kegiatan pengutusan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain pimpinan Yayasan Pelayanan Haleluya, jemaat GPSI KUC Sandol Jakarta, keluarga mahasiswa, pimpinan gereja dan lembaga mitra pelayanan, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kesiapan mahasiswa yang akan diutus ke berbagai medan pelayanan.

Khotbah Pengutusan oleh Ketua Sinode GKMI

Momen puncak kegiatan diisi dengan khotbah pengutusan yang disampaikan oleh Pdt. Dr. Agus W. Mayanto (Ketua Sinode GKMI). Dalam pesan firman yang diambil dari Kolose 2:6–7, beliau menekankan tema “Deeply Rooted, Bearing Lasting Fruit” yang mengajak seluruh mahasiswa untuk memiliki kehidupan yang berakar kuat di dalam Kristus agar mampu menghasilkan buah pelayanan yang nyata dan berkelanjutan.

Pesan khotbah tersebut juga menyoroti pentingnya ketahanan spiritual, integritas, serta kedewasaan emosional dalam menghadapi dinamika pelayanan di lapangan.

Pengutusan sebagai Momentum Pembentukan Karakter Pelayanan

Ketua STTIN Jakarta dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa program praktek selama 1 tahun dan 2 bulan bukan hanya bagian dari kurikulum akademik, tetapi merupakan proses pembentukan hamba Tuhan yang siap melayani secara utuh—baik secara intelektual, spiritual, maupun sosial.

Mahasiswa yang diutus akan ditempatkan di berbagai gereja, yayasan, dan lembaga sosial yang telah menjadi mitra STTIN Jakarta. Program ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan teologi dengan gereja dan masyarakat luas.

Dukungan Keluarga dan Mitra Pelayanan

Suasana haru dan penuh sukacita terlihat dari kehadiran keluarga mahasiswa yang turut memberikan dukungan dan doa. Pimpinan gereja serta lembaga mitra juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi mahasiswa selama masa pelayanan berlangsung.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata bahwa pendidikan teologi tidak hanya berfokus pada ruang akademik, tetapi juga pada keterlibatan aktif dalam kehidupan bergereja dan pelayanan masyarakat.

STTIN Jakarta Tegaskan Komitmen Pendidikan Berbasis Pelayanan

Melalui kegiatan ini, STTIN Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter pelayanan yang kuat, rendah hati, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Kegiatan pengutusan ini diharapkan menjadi awal perjalanan pelayanan yang menghasilkan dampak nyata bagi gereja, masyarakat, dan dunia pendidikan teologi di Indonesia.


Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara (STTIN) Jakarta
Jl. Wijaya I No. 41, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan


error: Jangan Copy Paste, Tuhan Memberkati
Tanya Saya