
Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara Jakarta melaksanakan Pelayanan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Jemaat GAPPIN Pana pada 28 Juni 2026. Pelayanan yang berlangsung di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, ini menjadi kesempatan bagi tim STTIN Jakarta untuk beribadah dan membangun kebersamaan dengan jemaat setempat.
Tim pelayanan terdiri atas Ketua STTIN Jakarta, Dr. Yakobus Kristiyono, M.Pd.K., M.Th.; tenaga pendidik Donny Wahyudi, S.Th.; serta mahasiswa Lerry Sephia. Mr. Jun Bae selaku perwakilan Yayasan Haleluyah turut mendampingi tim dalam kegiatan tersebut.
Jemaat GAPPIN Pana memiliki hubungan sejarah tersendiri dengan STTIN Jakarta. Sekitar tiga puluh tahun lalu, Dr. Yakobus Kristiyono pernah menjalani praktik pelayanan di tempat ini. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dan melayani jemaat di lokasi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pelayanannya.
GAPPIN Pana juga merupakan kampung halaman Lerry Sephia. Dalam rangkaian pelayanan, Lerry menyampaikan kesaksian mengenai pengalamannya menempuh pendidikan teologi di STTIN Jakarta.
Kesaksian tersebut memberikan gambaran kepada jemaat mengenai proses pendidikan yang dijalani mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam pelayanan. Kehadiran Lerry juga mempertemukan pengalaman sebagai bagian dari masyarakat setempat dengan perjalanan pendidikannya di STTIN Jakarta.
Selepas ibadah, tim mengunjungi sejumlah rumah jemaat. Kunjungan itu bertepatan dengan perayaan Gawai yang sedang berlangsung di desa, sehingga tim dapat berinteraksi lebih dekat dengan warga dalam suasana kekeluargaan.
Pelayanan PKM STTIN Jakarta di Jemaat GAPPIN Pana tidak hanya berlangsung melalui kegiatan ibadah dan kesaksian mahasiswa, tetapi juga melalui perjumpaan langsung dengan warga. Rangkaian tersebut mempererat hubungan antara tim STTIN Jakarta dan jemaat sekaligus menghubungkan kembali lembaga dengan salah satu tempat yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan pelayanannya