Pertemuan STTIN Jakarta dengan Direktur Pendidikan Kristen Bahas Pengembangan Pascasarjana

Juli 21, 2026

Jakarta, 21 Juli 2026, Unsur pimpinan dan staf operator Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara Jakarta mengadakan pertemuan dengan Direktur Pendidikan Kristen, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M., pada 21 Juli 2026. Pertemuan berlangsung di Kantor Direktur Pendidikan Kristen Kementerian Agama RI dan turut dihadiri oleh Prof. Ivan.

Perwakilan STTIN Jakarta terdiri atas Ketua STTIN Jakarta, Dr. Yakobus Kristiyono, M.Pd.K., M.Th.; Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. R. Bimo Ario Tedjo, M.Th.; Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Feri Simanjuntak, M.Pd.K.; serta staf operator, Lamsihar P. Pane.

Pertemuan tersebut membahas pengembangan STTIN Jakarta ke depan, terutama rencana pembukaan Program Pascasarjana Magister Teologi. Pembahasan difokuskan pada proses pengajuan program studi serta berbagai persyaratan yang masih perlu dilengkapi oleh STTIN Jakarta.

Selain rencana pembukaan program pascasarjana, para peserta membahas regulasi yang berkaitan dengan pengembangan dan peningkatan kualitas dosen serta tenaga kependidikan. Aspek ini menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam penguatan mutu akademik dan kelembagaan STTIN Jakarta.

Melalui pertemuan tersebut, pimpinan dan staf operator STTIN Jakarta memperoleh informasi yang diperlukan untuk mempersiapkan langkah pengembangan institusi. Pembahasan juga membantu kampus mengidentifikasi persyaratan yang perlu dipenuhi dalam proses pembukaan Program Pascasarjana Magister Teologi.

Sebagai tindak lanjut, STTIN Jakarta akan memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan dan terus mengikuti perkembangan regulasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, serta Kementerian Agama RI. Langkah tersebut dilakukan agar proses pengembangan institusi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

error: Jangan Copy Paste, Tuhan Memberkati
Tanya Saya